Bank Mini Syariah di Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo (Peluang & Harapan)

  • Muhammad Zainuddin Sunarto Universitas Nurul Jadid Paiton
  • Winda Aulia
  • Nabila Nabila
Keywords: Sharia Mini Bank, SWOT Analysis, Nurul Jadid Islamic Boarding School

Abstract

Tatanan masyarakat Muslim Nusantara terbangun karena adanya hubungan antara ekonomi, pendidikan, dan politik. Karena, sendi sendi kebudayaan atau tradisi suatu bangsa pada dasarnya dibangun melalui proses ekonomi-akumulasi modal, pendidikan-akumulasi pengetahuan dan politik-akumulasi kekuasaan yang berkuasa. Sisi lain, perkembangan ekonomi di Indonesia semakin berkembang, dengan dibuktikan banyak berdirinya lembaga keuangan syariah yang sudah menjadi sendi kehidupan ekonomi di Indonesia, meskipun pada prakteknya masih terdapat pada wilayah kota saja. Lembaga pendidikan, khususnya pesantren bisa mengambil peran untuk perkembangan ekonomi tersebut, dengan mendirikan lembaga keuangan di internal sendiri, dalam konteks ini dengan mendirikan Bank Mini Syariah, melalui kerjasama dengan perbankan syariah yang telah ada. Keberadaan Pesantren Nurul Jadid tak lepas dari konstruksi kemasyarakatan yang mencitakan suatu transendensi atas perjalanan historisitas sosial. Hal yang menjadi titik penting adalah kenyataan eksistensi pesantren sebagai salah satu pemicu terwujudnya kohesi sosial. Keniscayaan ini karena pesantren hadir terbuka dengan semangat kesederhanaan, kekeluargaan dan kepedulian sosial. Pesantren Nurul Jadid sangat berpeluang untuk mendirikan Bank Mini Syariah sebagai layanan ekonomi masyarakat pesantren serta menjadi laboratorium bagi berbagai jurusan yang berhubungan dengan keuangan, selain itu pesantren memiliki kekuatan aset keuangan dari masyarakat pesantren yang dikemudian hari menjadi nasabah

References

Amin Aziz, M, ‘Mengembangkan Bank Islam Di Indonesia’, Bankit, Jakarta, 1993

Andrianto, S E, M Ak, and M Anang Firmansyah, Manajemen Bank Syariah (Penerbit Qiara Media, 2019)

Aswad, Muhammad, ‘Ekonomi Politik Keuangan Syariah Di Indonesia’, Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan, 15.1 (2015), 29–48

Fauziah, Eva, Ifa Hanifia Senjiati, and Sandy Rizki Febriadi, ‘Model Pemberdayaan Laboratorium Bank Mini Syariah Di Perguruan Tinggi’, Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 8.2 (2017), 102–18

Halim, Abd, Manajemen Pesantren (Pustaka Pesantren, 2005)

Ismail, M B A, Perbankan Syariah (Kencana, 2017)

Karim, Adiwarman A, ‘Bank Islam: Analisis Fiqih Dan Keuangan Ed 5’, 2017

Ningsih, Tirta Rahayu, ‘Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Melalui Pengembangan Sumber Daya Lokal’, Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 3.1 (2017), 57–78

Pudjiraharjo, M, and Nur Faizin Muhith, Fikih Muamalah Ekonomi Syariah (Universitas Brawijaya Press, 2019)

Rianto, Nur, ‘Pengantar Ekonomi Syariah’, Teori Dan Praktik, Pustaka Setia, Bandung, 2015

Sabiq, Sayyid, ‘Fiqh Sunnah, Terj’, Semarang: Toha Putra, 1972

Sodiq, Amirus, ‘ANALISIS SWOT PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAHDI INDONESIA’, MALIA: Journal of Islamic Banking and Finance, 1.1 (2018)

Sutan Remy Sjahdeini, S H, Perbankan Syariah: Produk-Produk Dan Aspek-Aspek Hukumnya (Kencana, 2018)

Syafi’i Antonio, Muhammad, ‘Bank Syariah Bagi Bankir & Praktisi Keuangan’, Jakarta: Tazkia Institue, 1999

Published
2021-07-16
How to Cite
Sunarto, M., Aulia, W., & Nabila, N. (2021). Bank Mini Syariah di Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo (Peluang & Harapan). AL IQTISHOD: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ekonomi Islam, 9(2), 19-38. https://doi.org/10.37812/al iqtishod.v9i2.231
Section
Articles