EKSISTENSI KEDUDUKAN FATWA DSN MUI TERHADAP KEBERLANGSUNGAN OPERASIONAL BISNIS DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH

  • Muhamad Izazi Nurjaman UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Dena Ayu UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Keywords: Fatwa, DSN MUI, LKS, Existence

Abstract

Penelitian ini membahas tentang eksistensi kedudukan fatwa DSN MUI terhadap keberlangsungan operasional bisnis di lembaga keuangan syariah. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yang bersifat kepustakaan, penelitian ini menemukan fakta bahwa kedudukan fatwa DSN MUI menjadi salah satu prasyarat dalam menentukan ketetapan suatu produk di lembaga keuangan syariah. Ketika produk yang di ajukan oleh DPS masing-masing lembaga keuangan syariah mendapatkan ketentuan fatwa dari DSN MUI. Maka produk perbankan syariah itu telah sesuai dengan tuntunan syariat Islam serta ketentuan fatwa tersebut menjadi payung hukum dalam menjalankan produk yang menjadi daya tarik bagi para nasabah. Apalagi sampai dilegitimasi oleh undang-undang maupun Peraturan Bank Indonesia. Sehingga fatwa DSN MUI tersebut mejadi ketentuan hukum yang mengikat bagi seluruh lembaga keuangan syariah. Dengan demikian, ketentuan fatwa tersebut secara tidak langsung menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlangsungan segala operasional bisnis di lembaga keuangan syariah yang memiliki manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang menjalankannya, baik itu bagi LKS sebagai otoritas yang memiliki penawaran produk maupun bagi nasabah sebagai pemakai produk

References

Amin M (2011) Fatwa Dalam Sistem Hukum Islam. Jakarta: eLSAS.

Amin M (2017) Solusi Hukum Islam (makharij fiqhiyyah) Sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia: Kontribusi Fatwa DSN-MUI dalam Peraturan Perundang-Undangan RI. other. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Available at: http://repository.uin-malang.ac.id/1921/ (accessed 18 June 2021).

Antonio MS (2001) Bank syariah: dari teori ke praktik. Gema Insani.

Faisal (2015) Hukum Ekonomi Islam. Lhokseumawe: Unimal Press.

Gayo AA (2011) Kedudukan Fatwa MUI Dalam Upaya Mendorong Pelaksanaan Ekonomi Syariah. t.m: Pengayoman.

Habibaty DM (2018) Peranan Fatwa Dewan Syariah NasionalMajelis Ulama Indonesia Terhadap Hukum Positif Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia 14(4). 4: 447–453.

Harisudin MN (2019) Pengantar Ilmu Fiqh. Surabaya: Pena Salsabila.

Herawati A (2018) DINAMIKA PERKEMBANGAN HUKUM ISLAM. Ash-Shahabah 4(1). 1: 1–8.

Lutfi H (2019) Kajian Fatwa Mengenal Lebih Dekat Majelis Ulama Indonesia. (Jakarta Selatan: Rumah Fiqih Publishing.

Misbach I (2015) Kedudukan dan Fungsi Dewan Pengawas Syariah dalam Mengawasi Transaksi Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia. Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi 2(1). 1: 79–93. DOI: 10.24252/minds.v2i1.4634.

Mubarok J and Hasanuddin (2020) Fikih Mu’amalah Maliyah Akad Jual Beli (ed. IT Nugraha). Jl. Ibu Inggit Garnasih No. 31 Bandung 40252: Simbiosa Rekatama Media.

Mujahidin A (2010) Prosedur Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Indonesia. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nafis MC (2011) Teori Hukum Ekonomi Syariah. Penerbit Universitas Indonesia.

Pradja JS (2015) Ekonomi Syariah. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sanrego YD (2014) Falsafah Ekonomi Islam. Jakarta: CV Karya Abadi.

Syafe’i R (2015) Ilmu Ushul Fiqih. Bandung: CV Pustaka Setia.

Zamroni M (2018) Peran DSN-MUI dalam Kegiatan Perbankan Syari’ah. TASYRI’: JURNAL TARBIYAH-SYARI’AH ISLAMIYAH 25(1). 1: 45–56.

Published
2021-07-17
How to Cite
Nurjaman, M., & Ayu, D. (2021). EKSISTENSI KEDUDUKAN FATWA DSN MUI TERHADAP KEBERLANGSUNGAN OPERASIONAL BISNIS DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH. AL IQTISHOD: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ekonomi Islam, 9(2), 55-67. https://doi.org/10.37812/al iqtishod.v9i2.245
Section
Articles