Penerapan Manajemen Risiko Terhadap Pembiayaan Bermasalah Pada Masa Pandemi Covid-19

  • Darlin Rizki Universitas Gadjah Mada
  • Fauzul Hanif Noor Athief Univeristas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Dewi Puspitaningrum Univeristas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia
Keywords: Stabilitas Keuangan, Pembiayaan Bermasalah, Manajemen Risiko, BMT

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas keuangan, faktor penyebab dan penerapan manajemen risiko terhadap pembiayaan bermasalah dimasa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan di BMT Hasanah Sambit, BMT Surya Kencana, dan BMT Bina Insan kota Ponorogo. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi kepada karyawan dan pimpinan lembaga. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif untuk menjawab masalah penelitian. Penelitian ini menunjukkan stabilitas keuangan ketiga BMT mengalami kendala berskala kecil selama pandemi, hal ini disebabkan BMT memiliki cara sendiri untuk menghindarinya. Terdapat dua faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah, ialah faktor internal berupa pergantiang marketing dan faktor eksternal yaitu mengami gagal panen, isolasi mandiri, dan adanya PHK. Penerapan manajemen risiko di ketiga BMT menggunakan 5C+ 1S yaitu Charater, Capacity, Capital, Collateral, Condition dan Sharia, juga menggunakan 3R untuk menyelesaikan pembiayaan bermasalah yaitu Rescheduling (penjadwalan kembali), Reconditioning (persyaratan kembali), dan Restructuring (penataan kembali). BMT Hasanah menggunakan empat tahapan dalam penerapan manajemen risiko yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantuan risiko dan pengendalian risiko.

References

Abdel Maksoud, Kholoud M., Heba M.R. Hathout, and Samar H. Albagoury. “The Socio-Economic Impact of COVID-19 on the Petroleum Sector in Egypt: A Descriptive Analysis.” International Journal of Social Economics 49, no. 1 (2022): 21–33. https://doi.org/10.1108/IJSE-10-2020-0688.
Athief, Fauzul Hanif Noor. “Embedding Crowdfunding Structure in Islamic Venture Capital for SMEs Development.” Economica: Jurnal Ekonomi Islam 10, no. 1 (2019): 1–28. https://doi.org/10.21580/economica.2019.10.1.3186.
Arta Sugih Putu I, Satriawan Gede Dewa, et all. (2021). Manajemen Risiko. (Bandung: Widima Bhakti Persada Bandung).
Cahyadi, Thalis Noor. “Baitul Maal Wat Tamwil Legalitas Dan Pengawasannya.” JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) 2, no. 2 (2016): 167. https://doi.org/10.21927/jesi.2012.2(2).167-186.
Ghofur, Abdul, Muhammad Alvis Syarifuddin, Abdul Majid Toyyibi, and Retno Kurnianingsih. “Strategi Lembaga Keuangan Syariah Menghadapi Pembiayaan Bermasalah Di Masa Pandemi Covid-19.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 11, no. 2 (2021): 129–42.
Ikatan Bankir Indonesia. (2015). Manajemen resiko 2. (Jakarta Pusat: PT Gramedia Pustaka Utama).
Kambali, Muhammad. “Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Untuk Menggunakan Jasa Bank Syariah Mandiri (Studi Kasus Pada Nasabah Bank Syari’ah Mandiri Gresik).” Al Iqtishod: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ekonomi Islam 8, no. 1 (2020): 54–61.
Murdiana, Elfa. “Menggagas Payung Hukum Baitul Maal Wattanwil (Bmt) Sebagai Koperasi Syari’Ah Dalam Bingkai Ius Constituendum.” Jurnal Penelitian 10, no. 2 (2016): 271–94. https://doi.org/10.21043/jupe.v10i2.1816.
Muthoifin. “The Performance of Sharia Financing amid the Covid-19 Pandemic in Indonesia.” Universal Journal of Accounting and Finance 9, no. 4 (2021): 757–63. https://doi.org/10.13189/ujaf.2021.090421.
Muhammad. (2005). Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. (Yogyakarta: UPP AMP YKPN).
Nadia, Sarah, Nevi Hasnita, and Inaliana. “Analisis Penerapan Manajemen Risiko Dalam Upaya Pencegahan Pembiayaan Bermasalah Pada PT. BPRS Hikmah Wilayah Banda Aceh.” Jimbes 1, no. 2 (2020): 68–83.
Nasution, Dito Aditia Darma, Erlina Erlina, and Iskandar Muda. “Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Perekonomian Indonesia.” Jurnal Benefita 5, no. 2 (2020): 212. https://doi.org/10.22216/jbe.v5i2.5313.
Peltier, Thomas R. (2001). Information Security Risk Analysis. (Washington DC: Auerbach/CRC Press Release).
Rizki, Darlin. “A Peer-to-Peer Lending Methods in Management of Zakat Funds through Sharia Financial Institutions.” International Conference of Zakat, 2019, 25–40. https://doi.org/10.37706/iconz.2019.146.
Sudjana, Krisna, and Rizkison Rizkison. “Peran Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Dalam Mewujudkan Ekonomi Syariah Yang Kompetitif.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 6, no. 2 (2020): 175. https://doi.org/10.29040/jiei.v6i2.1086.
Sukamadinata, Nana Syaodih. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung: UPI dan Remaja Rosakarya).
Tampi, Raynaldo B. “Kebebasan Bank Dalam Memilih Lembaga Penyelesaian Kredit Macet Di Indonesia.” Lex Privatum 15, no. 1 (2018): 142–50.
Yamali, Fakhrul Rozi, and Ririn Noviyanti Putri. “Dampak Covid-19 Terhadap Ekonomi Indonesia.” Ekonomis: Journal of Economics and Business 4, no. 2 (2020): 384. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v4i2.179.
Yulianti, Rahmani Timorita, Abiyajid Bustami, Nur Atiqoh, and Rati Anjellah. “Studi Komparasi Penerapan Manajemen Risiko Produk Pembiayaan Di Lembaga Keuangan Mikro Syariah.” Jurnal Syarikah : Jurnal Ekonomi Islam 4, no. 1 (2018): 59–71. https://doi.org/10.30997/jsei.v4i1.1060.
Published
2022-08-30
How to Cite
Rizki, D., Noor Athief, F. H., & Puspitaningrum, D. (2022). Penerapan Manajemen Risiko Terhadap Pembiayaan Bermasalah Pada Masa Pandemi Covid-19. Al Iqtishod: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ekonomi Islam, 10(2), 16-36. https://doi.org/10.37812/aliqtishod.v10i2.525